DARI semua grup musik yang ada di dunia saat ini, hanya the Rolling Stones yang masih bertahan ...

Bagaimana Rolling Stones Belajar Percaya Diri



DARI semua grup musik yang ada di dunia saat ini, hanya the Rolling Stones yang masih bertahan sejak dibentuk tahun 1962. Dengan personil yang sekarang sudah kakek-kakek, Stones tetap menggebrak.

Kekuatan Stones, selain pada vokal Mick Jagger yang unik, juga terletak pada lagu. Sebagian besar lagu yang dibawakan Stones diciptakan oleh Jagger dan Keith Richards, sang gitaris utama. Duet Jagger-Richards dalam menulis lagu, oleh banyak orang disejajarkan dengan duet legendaris dari Beatles, John Lennon dan Paul McCartney.

Namun tahukah Anda jika pada awal terbentuknya Stones, Jagger dan Richards sempat tidak percaya diri membuat lagu sendiri?

Di awal kiprah di dunia musik, Stones memilih untuk menyanyikan lagu karya orang lain. Single perdana mereka, Come On yang dirilis tahun 1963 merupakan lagu yang dipopulerkan dan diciptakan Chuck Berry.

Single kedua mereka, I Wanna Be Your Man diciptakan oleh duet McCartney/Lennon dari Beatles. Proses terciptanya lagu ini cukup unik. Saat itu Stones bermaksud hendak rekaman, namun bingung karena tak punya lagu. Kebetulan saat itu mereka melihat McCartney dan Lennon sedang berjalan usai santap siang. Mereka segera mendatangi dan membujuk agar mereka mau membuat lagu untuk Stones.

Kedua personil the Beatles itu menyanggupi. Di sudut studio, McCartney dan Lennon menyempurnakan lagu disaksikan para personil Stones dengan penuh takjub. Setelah dirilis, Lagu I Wanna Be Your Man menempati posisi 12 tangga lagu Inggris. (Kelak, Beatles juga merekam single I Wanna Be Your Man yang dinyanyikan sang penabuh drum, Ringo Starr).

Sekalipun lumayan sukses dengan  membawakan lagu karya orang lain, para personil Stones sadar bahwa mereka akan kehilangan banyak royalti jika terus membawakan lagu yang bukan karya sendiri. Karena itu, mereka pun mencoba membuat lagu. Karena masih tergolong pemula, para personil Stones tak percaya diri. Mereka masih enggan dan malu menggunakan nama sendiri untuk lagu yang mereka ciptakan. Karena itu, mereka menggunakan “nama samaran”,

Album pertama mereka, The Rolling Stones yang dirilis tahun 1964, umumnya berisi lagu ‘cover version’ milik penyanyi lain. Hanya satu lagu yang pada sampul mencantumkan nama Jagger/Richards sebagai pencipta, yakni Tell Me (You're Coming Back). Dua lagu lainnya mencantumkan Nanker Phelge, nama pena milik personil Stones, sebagai pencipta. Salah satu lagu dari album ini, yakni It's All Over Now, versi cover version milik Bobby and Shirley Womack  meraup posisi pertama di Inggris. Itu  lagu Stones pertama yang meraih posisi puncak.

Lagu kedua milik Stones yang meraih nomor 1 tangga lagu Inggris adalah single Little Red Rooster milik Willie Dixon. Sisi B pada single itu berisi Off the Hook karya Nanker Phelge.

Setelah beberapa waktu, Jagger dan Richards akhirnya nekat mencantumkan nama sendiri pada single Heart of Stone. Lagu Heart of Stone bertengger di peringkat 19 di Inggris.

Kesuksesan Heart of Stone yang menduduki 20 besar tangga lagu Inggris mulai menumbuhkan rasa percaya diri. Bahwa ternyata mereka memang bisa. Bahwa tak perlu malu mencantumkan nama sendiri pada lagu yang memang mereka ciptakan.

Jagger dan Richards kemudian menciptakan lagu yang diberi judul The Last Time. Seperti sebelumnya, mereka juga mencantumkan nama sendiri sebagai pengarang. The Last Time yang dirilis Februari 1965 berhasil menduduki posisi nomor 1 tangga lagu Inggris dan peringkat 9 di Amerika Serikat.

"Kesuksesan lagu ‘The Last Time' menjadi jembatan yang memberi kami kepercayaan diri, bukan hanya mencantumkan nama sendiri pada lagu yang kami buat, namun juga membawakan dan merekam lagu karya kami sendiri,” kata Keith Richards.

Sejak itu, Rolling Stones menggebrak Inggris, Amerika dan dunia. Hingga kini. Sekalipun sudah kakek-kakek, para personil Stones tidak merasa minder karena mereka telah membuktikan kemampuan selama puluhan tahun.

Kembangkan percaya diri

Apa yang menimpa personil Stones puluhan tahun lalu itu juga bisa menimpa semua orang. Yang tidak percaya diri dengan apa yang akan dilakukan. Pertanyaannya adalah, bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri.

Pertama, identifikasi apa saja pikiran negatif yang muncul di benak. Basanya pikiran negatif itu adalah “Aku gak bisa melakukan itu”, atau “Aku gak mampu”, atau “mereka pasti gak akan mendengarkan aku” dan sebagainya. Setelah mengidentifikasi, ubah pikiran negatif ini menjadi positif, misalnya “Aku pasti bisa melakukannya,” atau “Aku akan mampu melakukannya”, atau “mereka akan mendengarkan jika aku mengatakannya”, dan sebagainya.

Jangan biarkan pikiran negatif mengisi benak. Pikiran Anda harus diisi dengan pernyatan bernada positif.

Kedua, upayakan agar Anda dikelilingi oleh pihak yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri. Jangan bergaul dengan teman yang selalu mengatakan bahwa Anda tak bisa atau tak mampu. Begitu juga dengan anggota keluarga. Usahakan untuk tidak membuka ruang kepada pihak yang akan menghancurkan rasa percaya diri Anda.

Ketiga, identifikasi apa yang menjadi kelebihan Anda. Semua orang pasti punya kelebihan pada ssuatu. Jadi, kenali apa yang menjadi talenta. Apakah di bidang musik atau olahraga? Atau memasak? Atau di bidang teknologi informasi? Atau pada bidang tulis menulis?

Kenali juga bidang yang membuat Anda senang. Cari hobi yang membuat Anda gembira, yang bisa menciptakan ruang untuk bereksplorasi. Jika Anda punya hobi, atau kelebihan yang melebihi orang lain, itu akan membuat Anda lebih percaya diri.

Tak hanya pada talenta atau hobi. Anda juga harus berpikir bahwa kepribadian Anda menyenangkan. Anda mungkin punya rasa humor, punya kepedulian pada orang lain, suka mendengar dan memberi masukan, dan sebagainya. Kelebihan pada kepribadian merupakan bukti bahwa Anda tak perlu merasa rendah diri.

Keempat, hadapi rasa takut. Anda mungkin berpikir bahwa mereka yang punya rasa percaya diri tinggi itu tak kenal takut. Pikiran seperti itu keliru. Takut merupakan perasaan yanag wajar. Mungkin Anda takut berbicara dalam sebuah kelompok, takut memperkenalkan diri pada orang lain, takut menyanyi di depan umum, dan sebagainya. Rasa takut ini harus dihadapi dengan bijak.

Ingatlah bagaimana bayi ketika mulai belajar berjalan. Mereka bisa saja jatuh. Namun rasa takut untuk jatuh tidak menjadi halangan bagi para bayi untuk terus berjalan. Begitu juga dengan Anda.

Rasa takut sebenarnya tidak begitu menakutkan jika dihadapi dengan tenang. Anda juga harus bersabar. Karena rasa percaya diri tak bisa ditumbuhkan dalam semalam. Itu memerlukan proses.

Kelima, berhentilah membandingkan diri Anda dengan orang lain. Jika ingin menumbuhkan rasa percaya diri, fokuskan pada langkah bagaimana megembangkan kemampuan diri menjadi lebih baik dan bukannya berusaha membuat diri Anda mirip teman, kakak atau selebriti di televisi.

Anda harus menyadari bahwa selalu ada orang yang lebih pintar, lebih hebat atau lebih ganteng atau cantik dibanding Anda, sama halnya banyak yang lebih jelek, lebih miskin atau bodoh dari Anda. Ingatlah bahwa di dunia ini tak ada orang yang sempurna.

Keenam, teruslah berlatih. Jika punya kelebihan atau minat pada sesuatu, asahlah minat itu. Jika suka memasak, sediakan waktu untuk lebih banyak memasak dan mencoba resep baru. Jika senang olah raga, sepakbola misalnya, sediakan waktu untuk berlatih menendang atau men-dribble bola. Tentu saja, upaya berlatih harus dibarengi dengan istirahat yang cukup, dan asupan makanan yang proporsional.

Saat berlatih, targetkan tujuan yang realistis dan bertahap. Jangan takut pada kegagalan, dan jangan terlalu keras pada diri sendiri.

Anda ingin sukses? yakinkan pada diri sendiri bahwa Anda bisa sukses. Dan teruslah berupaya dan berusaha...<>

Salah satu cara mendapatkan uang dari internet adalah dengan menjual buku digital. Buku digital a...

Menjual Buku Digital, Hal yang Perlu Anda Ketahui


Salah satu cara mendapatkan uang dari internet adalah dengan menjual buku digital. Buku digital atau juga disebut e-book bisa dijual langsung melalui blog Anda, jika ada, atau menjualnya ke sejumlah situs.

Bahasa Indonesia atau Inggris?

Untuk menjual buku digital, langkah yang dilakukan tentu membuat buku. Namun sebelum membuat, tentukan dulu pasar yang dituju. Apakah pangsa pasar yang disasar itu internasional? Ataukah lokal?
Jika yang dituju pasar internasional, maka buku digital harus dalam bahasa Internasional, dalam hal ini Bahasa Inggris. Tentu, Anda juga bisa membuat buku digital dalam bahasa asing lain selain Inggris, seperti Spanyol, Tiongkok, Jepang atau Perancis dan Jeman. Namun peluang terbesar untuk dibaca banyak orang tentu saja Bahasa Inggris.

Jika yang disasar pasar lokal yakni Indonesia, buku bisa dibuat dalam bahasa Indonesia.

Fiksi atau Non Fiksi?

Setelah menentukan lingkup pasar dan bahasa yang digunakan, langkah selanjutnya adalah menentukan kategori buku. Apakah kategori fiksi? Ataukah non fiksi?

Buku fiksi berisi kisah imajinasi  yang tidak benar-benar tejadi, dan murni khayalan si penulis. Ada banyak genre fiksi yang bisa dipilih. Yang paling disukai pembaca adalah genre romance atau percintaan.

Genre fantasi juga lumayan disukai. Juga yang bertema horor, fiksi ilmiah, petualangan dan banyak lagi.
Buku digital fiksi biasanya tak lekang oleh waktu. Artinya, jika Anda membuat di tahun 2016, kisah itu tetap menarik sekalipun dibaca orang pada tahun 2030 mendatang.

Namun membuat kisah fiksi itu tidak mudah. Membuat kisah yang mampu menarik minat pembaca sejak awal hingga akhir itu sangat sulit. Karena itu, yang disarankan adalah, untuk tahap awal, sebaiknya Anda memulai dengan menulis kisah non fiksi.

Berbeda dengan fiksi, buku non fiksi itu sama sekali bukan khayalan namun menyajikan fakta. Jadi apa yang dipaparkan itu harus sesuai dengan kondisi dan situasi sebenarnya, dan harus mengacu ke fakta yang ada, baik fakta ilmiah maupun peristiwa.

Berdasarkan pengalaman, buku non fiksi cenderung lebih mudah dibuat. Apalagi saat ini kita punya ‘paman Google’ yang menyediakan jutaan informasi. Anda bisa membuat buku digital non fiksi dengan mengumpulkan beragam infomasi dari internet yang dipadukan dengan pengalaman pribadi.

Ada baiknya jika buku non fiksi ysng Anda buat itu berisi hal-hal yang bisa memecahkan masalah yang dihadapi pembaca. Jadi dengan membaca buku yang Anda paparkan, pembaca bisa menemukan solusi atau informasi akurat tentang suatu hal.

Yang harus diperhatikan dalam membuat buku digital non fiksi adalah relevansi tema. Terutama untuk topik yang terkait dengan tutorial teknologi.

Sebagai contoh, saya pernah membuat buku cetak tentang Tip dan Tik Blogspot. Buku itu dibuat berdasakan perkembangan terbaru di blogspot. Namun di tahun 2016 ini buku itu tidak lagi terlalu relevan karena banyak perubahan yang dibuat Blogspot.

Hal ini perlu dipertimbangkan jika Anda berniat membuat buku tentang Facebook atau Twitter, misalnya. Karena Facebook dan Twitter selalu mengupdate berbagai fitur, maka apa yang Anda paparkan dalam buku tentang Facebook yang mengacu ke situasi terkini di saat Anda menulis, bisa jadi akan tidak elevan jika dibaca beberapa tahun mendatang, ketika Facebook melakukan beberapa perubahan baik tampilan maupun fitur.

Jadi, sebaiknya Anda memilih topik buku non fiksi yang tak lekang oleh waktu. Jika Anda senang memasak, maka buku terkait resep masakan tergolong tak lekang oleh waktu. Begitu juga dengan tema motivasi atau pengembangan diri. Hingga puluhan tahun ke depan, buku motivasi yang Anda buat saat ini akan tetap relevan.

Buat persiapan

Setelah menentukan bahasa dan jenis buku, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan diri. Lakukan riset terkait tema buku. Riset tak hanya untuk buku dengan jenis non fiksi namun juga fiksi.

Jika Anda ingin membuat kisah cinta dengan setting gunung Rinjani misalnya, dan Anda belum pernah pergi ke Rinjani, Anda bisa melakukan riset dengan membaca apa yang dipaparkan para blogger yang pernah bertraveling ke Rinjani. Amati foto yang dipaparkan, simak situasinya dan seterusnya.

Jika Anda ingin membuat kisah fiksi dengan setting Majapahit, misalnya, Anda perlu membaca literatur terkait sejarah Majapahit. Simak kebiasaan, busana, tipe rumah, pekerjaan, dan seterusnya.

Untuk memudahkan penulisan, ada baiknya Anda mengembangkan kerangka atau pokok-pokok pikiran. Ini berlaku pada buku fiksi dan non fiksi. Pokok-pokok pikiran ini yang akan memandu Anda dalam menulis.

Menulis dan menulis

Setelah melakukan berbagai persiapan, maka menulislah. Atau dalam hal ini, mengetiklah. Saat menulis, Anda mengacu pada kerangka atau pokok pikiran yang dibuat sebelumnya. Tentu Anda bisa fleksibel. Jika sementara menulis Anda merasa perlu melakukan perubahan pada pokok pikiran yang dibuat sebelumnya, silakan mengubahnya.

Ketika menulis, lakukan secepat mungkin. Jangan tergoda  dan terganggu dengan kesalahan pengetikan. Singkirkan jauh-jauh keinginan mengedit ketika sedang mengetik. Edting bisa dilakukan setelah naskah selesai, atau setiap satu bab.

Supaya bisa fokus, sebaiknya Anda menyingkirkan semua gangguan yang berpotensi merusak kinerja menulis. Jadi matikan koneksi internet, abaikan notifikasi di Facebook, Twitter, Whatsapp atau BBM.
Ciptakan lingkungan menulis yang sesuai dengan karakter dan kebiasaan Anda. Jika Anda senang menulis sambil mendengar lagu --seperti yang biasa saya lakukan-- maka putar lagu yang sesuai.

Jika hanya bisa menulis ketika situasi sedang sepi, Anda bisa memilih saat sepi seperti menjelang subuh.

Setelah naskah rampung, lakukan pengeditan. Editing bisa dalam dua hal, yakni edit ejaan atau tata bahasa, termasuk salah ketik dan editing substansi naskah.

Mengedit salah ketik atau ejaan itu relatif gampang. Yang sukar  mengedit substansi naskah. Untuk mengedit substansi, amati apakah yang dipaparkan dalam bab tertentu memang fokus pada topik tertentu, ataukah pembahasannya sudah melebar? Jika sudah melebar, Anda bisa menyunting dan menghilangkan bagian itu.

Jika Anda merasa tak punya kapasitas yang cukup untuk melakukan pengeditan, atau tak punya waktu, Anda bisa meminta—atau menyewa tenaga profesional untuk mengedit naskah.

Setelah selesai diedit, cetak atau pint naskah dan minta seseorang, baik anggota keluarga, teman atau kerabat, untuk membaca naskah itu. Sekalipun Anda merasa sudah mengedit dengan teliti, bisa saja ada bagian tertentu yang terlewat. Dan di mata orang lain yang lebih segar, seperti anggota keluarga atau teman, kesalahan editing terutama salah eja atau salah ketik akan lebih mudah ditemukan. Edit sekali lagi bagian-bagian tertentu yang menurut teman atau kerabat itu keliru.

Buat cover

Jika naskahnya sudah rampung, langkah selanjutnya adalah membuat cover atau sampul buku. Pada bisnis buku digital, cover buku memegang peranan sangat penting yang menentukan apakah seseorang akan membeli buku atau tidak. Cover yang cantik, yang mengundang dan digarap dengan profesional secara alamiah akan memikat calon pembeli.

Sebaliknya cover yang jelek, yang tidak jelas dan terkesan amatiran akan membuat calon pembaca menjauh.
Jika merasa tak punya keahlian untuk membuat cover buku, Anda bisa meminta jasa pihak tertentu yang bisa membuatnya. Anda bisa mencari sosok pembuat cover secara offline dan online.

Saya sendiri selama menjual buku digital selalu membuat cover secara mandiri. Memang hasilnya tak sebagus karya para profesional namun rasa-rasanya juga tidak terlalu amatiran, hehehe.

Jika ingin membuat sendiri, hal pertama adalah mencari gambar yang sesuai. Mencari gambar harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Jika mengambil foto atau gambar dari internet, pastikan bahwa gambar atau foto itu tergolong public domain yang tak punya hak cipta, atau yang temasuk common lisence. Jangan sembarangan mencomot gambar atau foto di situs atau blog, karena itu terkait dengan hak cipta. Jika Anda asal comot gambar dan memasangnya sebagai cover, dan setelah bukunya beredar, bisa saja pemilik hak cipta foto itu akan menggugat Anda, dan Anda tepaksa harus berurusan dengan hukum, buku Anda ditarik dari peredaran dan akun Anda bisa dihapus, jika buku dijual di situs seperti Amazon.

Supaya aman, sebaiknya Anda membeli gambar atau foto untuk cover di sejumlah situs foto. Harga yang ditawarkan bervariasi dan cukup terjangkau. Saya beberapa kali membeli gambar yang harganya hanya 1 dolar AS, dan dibayar melalui Paypal.

Setelah mendapatkan gambar atau foto, lengkapi dengan huruf untuk menuliskan judul buku dan nama pengarang. Ada banyak situs di internet yang memungkinkan Anda memasukkan huruf ke dalam gambar.

Jual buku

Jika naskah dan cover sudah rampung, tiba saatnya untuk menjual buku. Ada beberapa pilihan untuk menjual buku. Pertama, buku bisa dijual melalui blog atau website milik Anda.

Jika ingin menjual melalui blog, pertama Anda harus mengubah format naskah. Karena aslinya berfomat Word, naskah yang Anda buat harus diubah ke format lain yang lebih sesuai, misalnya pdf.

Untuk bisa menjual buku di blog, Anda harus memasang widget ‘blog store’ yang bisa didapatkan dengan mudah di internet. Untuk tahap awal Anda bisa memasang widget dari situs yang menawarkan jasa gratisan. Umumnya pada widget sudah terpasang sejumlah fitur seperti pembayaran --biasanya melalui Paypal, jenis barang yang dijajakan --dalam hal ini buku, beserta harga. Ada beberapa widget blog store yang secara otomatis akan mengatur jual beli. Jadi, begitu calon pembeli melakukan pembayaran, beberapa detik kemudian dia sudah bisa mendapatkan buku yang Anda jual.

Selain di blog atau website milik sendiri, buku yang Anda buat bisa dijajakan di sejumlah situs besar yang menjangkau seluruh dunia, terutama jika Anda ingin buku yang dibuat beredar di pasar internasional.

Saat tulisan ini dibuat, pasar terbesar buku digital berada di tangan Amazon, dengan progam Kindle Direct Publishing. Selain Amazon, buku digital yang Anda buat bisa dijual di Smashword dan atau Draft2Digital. Selain menjual buku di Smashwords store Smashword juga menyalurkan ke sejumlah ritel seperti iBooks (milik Apple yang beredar di 51 negara), Barnes & Noble, Kobo, OverDrive (yang menjangkau lebih dari 20.000 perpustakaan di AS), Gardners, Oyster, Scribd, Baker & Taylor, Odilo dan Inktera. Buku yang dipublikasi di Draft2Digital juga akan disalurkan ke Sementara Draft2Digital menyalurkan ke  iBooks, Barnes & Noble, Kobo, Inktera, Scribd, Tolino, dan 24Symbols. (Detil seputar seluk beluk penjualan buku digital untuk pasra mancanegara sudah saya uraikan dalam buku berjudul “Let’s Get Digital, Meraup Dolar dari Amazon, iBooks, Barnes & Noble, dan Kobo” yang diterbitkan Elex Media Komputindo).

Mendapatkan uang

Karena tujuan utama menjual buku digital adalah mendapatkan uang, maka hal yang paling menggembirakan tentu jika buku yang dibuat terjual dalam jumlah yang lumayan banyak.

Di Kindle Amazon, untuk publisher asal Indonesia pembayaran dilakukan melalui cek. Cek akan dikirim ke alamat Anda jika hasil penjualan mencapai minimal 100 dolar AS. Untuk Smashword dan Draft2Digital pembayaran melalui Paypal. Smashword akan membayar sekali dalam tiga bulan, sementara Draft2Digital akan mengirimkan uang jika mencapai batas minimum 10 dolar AS. Jadi, jumlah uang yang Anda terima itu tergantung sejauh mana ketertarikan pembaca pada buku yang dibuat.

Salah satu trik untuk mendapatkan uang dari penjualan buku adalah membuat buku sebanyak-banyaknya. Semakin banyak buku yang dijual, semakin besar kemungkinan akan dibaca atau dibeli orang. Jika Anda bisa membuat 20 buku, dan setiap judul dibeli 10 hingga 20 eksemplar, tentu lumayan.

Karena itu, jika ingin serius mendapatkan uang dari penjualan buku di internet, cobalah membuat buku sebanyak-banyaknya, tentu dengan tetap memperhatikan kualitas. <>

Tulisan ini merupakan bagian dari naskah buku berjudul 30 Cara Unik Mencari Uang di Internet yang bakal diterbitkan Elex Media Komputindo

Mei 2016. Dunia maya heboh dengan munculnya beberapa foto yang memperlihatkan Presiden Amerika Se...

Antara Obama dan Jokowi


Mei 2016. Dunia maya heboh dengan munculnya beberapa foto yang memperlihatkan Presiden Amerika Serikat   Barrack Obama sedang asik bersantap di sebuah warung makan sederhana di Hanoi Vietnam.

Pada Mei itu, Obama memang melakukan kunjungan kenegaraan selama tiga hari. Dan di sela-sela padatnya acara, Obama menempatkan diri bersantai menikmati sajian di warung makan.

Kunjungan Obama ke Vietnam memang bersejarah, karena lelaki berdarah Indonesia itu merupakan Presiden AS pertama yang berkunjung ke Vietnam sejak perang Vietnam usai pada 1975.

Kehebohan muncul karena seorang presiden negara adidaya terlihat menikmati santap siang di sebuah warung makan yang jauh dari kesan mewah, yang makan dengan sumpit dan membayar sendiri makanannya seharga 6 dolar AS, setara Rp 81.000.

Jika warga dunia heboh melihat Obama makan di warung, tak demikian halnya dengan Indonesia. Bagi penduduk Indonesia, hal seperti itu bukan berita baru yang luar biasa. Hal seperti itu sudah sering disaksikan warga Indonesia pada presidennya, Joko Widodo atawa Jokowi.

Jauh sebelum Obama bersantap di warung sederhana di Hanoi Vietnam, Jokowi sudah melakukannya. Tak hanya sekali, namun berkali-kali.

Jauh sebelum dipercaya rakyat menjadi presiden, Jokowi sudah sering bersantap di warung sederhana. Ketika menjabat Walikota Solo, secara berkala Jokowi mengunjungi warung soto dan sate yang menjadi langganan keluarganya. Ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta, Jokowi beberapa kali mendatangi warung Tegal dan menyantap dengan nikmat menu yang disajikan.

Kebiasaan ini tak berubah begitu Jokowi diangkat menjadi  RI 1. Kunjungan ke warung di tepi jalan di berbagai daerah di Indonesia, baik yang direncanakan maupun dadakan, kerap dilakukan. Para anggota Paspampres yang bertugas sudah mengetahui kebiasaan  ini, dan sudah mengantisipasi kalau “ sang bos” sewaktu-waktu bisa berbelok ke lokasi yang “belum diamankan”.

Tipe Kepemimpinan
Perilaku Obama dan Jokowi yang tak sungkan makan di tepi jalan memperlihatkan bagaimana watak dan tipe kepemimpinan keduanya. Bahwa mereka merupakan pemimpin yang tetap menginjak bumi. Yang tidak memberi sekat dan batas dengan warga biasa. Yang tidak merasa sebagai pemimpin besar yang harus berada jauh di langit namun berbaur dan ikut merasakan denyut kehidupan masyarakat.

Kepemimpinan yang membumi bukan satu-satunya kesamaan Obama dan Jokowi. Ada beberapa metode dan tipe kepemimpinan Obama dan Jokowi yang, kebetulan atau tidak, memiliki banyak kesamaan.

a. Perubahan Pola Pikir
Ketika berkampanye untuk masa jabatan yang pertama, Obama memopulerkan jargon "Change we can believe in" dan "Yes We Can". Jargon yang sederhana namun sarat makna. Dengan jargon ini Obama menanamkan pola pikir positif ke masyarakat Amerika Serikat. Bahwa segala sesuatu mungkin, bahwa warga AS bisa menjadi bagian dari masa depan yang lebih cemerlang. Bahwa perubahan untuk menjadi lebih baik itu dimungkinkan jika masyarakat percaya bisa mewujudkannya.

Ketika berkampanye, salah satu jargon yang dipopulerkan Jokowi adalah Revolusi Mental. Jokowi menilai revolusi mental merupakan langkah awal untuk membuat Indonesia menjadi lebih hebat, lebih kuat dan sejahtera. Setelah menjadi presiden, Revolusi Mental  menjadi landasan program  para menteri di kabinet.

b. Program yang terencana
Ketika terpilih menjadi presiden, Obama dengan lugas memaparkan sejumlah program. Semua program dirancang dengan matang dan terencana. Mulai program ekonomi, kesehatan, militer hingga politik luar negeri.

Di Indonesia, hal serupa dilakukan Jokowi. Berpasangan dengan Jusuf Kalla, Jokowi merancang program yang disebut sebagai Nawa Cita, sembilan cita-cita yang akan diwujudkan selama masa pemerintahan Jokowi-JK.

Nawa Cita mencakup semua ruang lingkup kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, pengelolaan alam hingga pemberantasan korupsi.

c. Kepintaran taktis
Obama dikenal sebagai presiden yang pintar berstrategi. Dia punya kepintaran taktis yang mumpuni, terutama dalam merumuskan dan memutuskan berbagai kebijakan yang berdampak luas bagi masyarakat AS. Kepintaran taktis Obama, Presiden dari Partai Demokrat  diperlihatkan ketika dia menelurkan sejumlah program di bawah tekanan Kongres yang mayoritas dikuasai Partai Republik.

Di Indonesia, Jokowi juga memperlihatkan kepintaran taktis yang mumpuni. Berbagai keputusan politik dan kebijakan yang dibuatnya kerap membuat warga masyarakat, dan pengamat politik, tecengang karena sama sekali di luar perkiraan.

Jokowi berhasil mencairkan permusuhan politik antara partai pendukung pemerintah dengan ‘oposisi’. Bahkan belum dua tahun pemerintahan, parlemen yang awalnya dikuasai ‘oposisi’ kini berbalik arah dan mayoritas kini mendukung pemerintah.

Jokowi juga memperlihatkan kepintaran taktis pada isu yang nyaris memecah belah masyarakat, terutama penunjukan Kapolri. Pada Juni 2016, Jokowi membuat kejutan dengan memutuskan untuk memilih Komjen Tito Karnavian sebagai calon kapolri, kebijakan yang dinilai sebagai langkah cerdas dan strategis karena bisa mengakomodasi harapan publik, dan mencegah kontroversi seperti yang terjadi sebelumnya.

d. Jadi diri sendiri
Amerika Serikat memiliki banyak presiden hebat dan berkharisma. Namun Obama enggan menjadi bayang-bayang presiden sebelumnya. Dia ingin menjadi diri sendiri, dan berhasil mewujudkannya.

Begitu juga dengan Jokowi. Sekalipun sudah menjadi presiden, Jokowi tetap memperlihatkan kepada khalayak bahwa dia tidak berubah. Bahwa Jokowi tetap Jokowi. Jokowi tetap suka melucu, suka berimprovisasi ketika blusukan, namun konsisten dengan sikap.

Semasa awal menjabat, banyak pihak yang pesimis dengan independensi seorang Jokowi. Bahwa Jokowi diperkirakan akan disetir oleh petinggi partai.

Dengan halus, khas ‘wong Solo’, Jokowi berhasil memperlihatkan dan membuktikan bahwa sebagai presiden dia punya otoritas yang tak bisa diintervensi siapapun....


TAHUN 2001, Steve Jobs memutuskan untuk membangun apa yang disebutnya sebagai Apple Store, toko ...

Belajar Berani ala Steve Jobs



TAHUN 2001, Steve Jobs memutuskan untuk membangun apa yang disebutnya sebagai Apple Store, toko yang isinya berbagai produk keluaran Apple seperti Macintosh personal computers, software, iPod dan program iTunes di CD. Apple Store dilengkapi Genius Bar untuk memberi bantuan dan perbaikan serta sarana pelatihan.

Saat itu, banyak pihak yang skeptis dengan gebrakan yang dilakukan Jobs. Umumnya memprediksi bahwa Apple Store yang digagas Jobs tak akan berumur panjang. Media berpengaruh Business Week bahkan membuat headline dengan tajuk, “Sorry Steve, Here’s Why Apple Stores Won’t Work” yang dipublikasi sehari setelah Apple Store beroperasi.

Berbagai suara sumbang itu tidak menyurutkan niat Jobs. Dengan berani dia melanjutkan visinya. Dan kelak, keberanian Jobs berbuahkan hasil. Hingga 2015 ada 265 Apple Store di berbagai penjuru Amerika Serikat dan 460 toko yang tersebar di 17 negara, beserta  toko online yang tersedia di 39 negara.

Kunci keberhasilan Apple Store adalah keberanian Jobs untuk tetap menjalankan apa yang menjadi visinya.

Jobs tidak sendiri. Banyak orang yang sukses karena berani menjalani visinya. Karena berani untuk melangkah maju.

Bill Gates berani meninggalkan bangku kuliah untuk mengejar mimpi. Gates kemudian mendirikan Microsoft yang fenomenal. Beberapa tahun kemudian, Mark Zuckerberg  mengikuti jejak Gates. Dengan berani Zuckerberg meninggalkan kampus yang megah di Harvard untuk membangun Facebook.  Michael Dunlop meninggalkan bangku sekolah menengah atas setelah gurunya mengatakan dia tak akan pernah sukses. Dunlop meluncurkan situs IncomeDiary.com, yang kini merupakan salah satu blog dengan penghasilan jutaan dolar.

Steve Jobs, Bill Gates, Mark Zuckerberg dan Michael Dunlop telah membuktikan bahwa berani melangkah maju merupakan salah satu kunci meraih kesuksesan. Masalahnya, tak semua orang punya keberaanian seperti mereka. Bahkan, dalam banyak hal, banyak pihak yang tak tahu bagaimana caranya untuk bersikap berani.

Lalu, bagaimana caranya untuk bersikap berani? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Jangan ragu. 

Apakah Anda ingin melakukan sesuatu namun tak punya keberanian untuk mewujudkannya? Apakah Anda ingin mengajak teman kuliah untuk nonton film, minta maaf kepada pasangan atau ingin menjalin pertemanan dengan rekan kerja, namun Anda merasa ragu? Buang jauh-jauh rasa ragu. Dan bertindaklah.

2. Lakukan hal baru

Orang yang punya keberanian tak takut untuk mencoba hal baru. Cobalah belajar tari jaipongan, misalnya. Atau mendalang. Atau membuat puisi. Atau belajar catur atau basket. Atau belajar bahasa Thai, India atau Turki. Apa saja. Yang penting, apapun hal baru yang akan dilakukan, pastikan Anda melakukannya untuk diri sendiri, dan bukan untuk orang lain.

Dengan mempelajari hal baru akan membuat kepercayaan diri dan keberanian Anda tumbuh.

3. Kenali diri Anda

Orang yang berani adalah mereka yang tahu apa kekuatan dan kelemahannya, dan melangkah di antaranya. Jadi, Anda tak perlu menyembunyikan masalah atau kegagalan, namun terimalah itu sebagai bagian dari diri Anda. Hal ini kan menumbuhkan kepercayaan diri untuk melangkah maju, dan mengapresiasi diri sendiri bahwa Anda itu sosok yang unik. Dan yang tak kalah penting, jujurlah pada diri sendiri.

4. Bersikaplah seolah Anda memang berani

 Anda berandai-andai. Misalkan Anda berganti posisi dengan seseorang atau pihak tertentu yang dikenal karena keteguhan dan keberaniannya, apakah yang kira-kira akan dia atau mereka lakukan? Bayangkan langkah seperti apa yang kira-kira akan dia lakukan, dan perbuatlah persis seperti itu.

Sosok yang dijadikan inspirasi tak perlu yang nyata. Anda bahkan bisa memikirkan karakter dari film, komik atau novel yang dikenal karena keberaniannya. Kemudian, bayangkan keberanian mereka.

 5. Katakan tidak

Jika seseorang meminta melakukan sesuatu yang tidak ingin Anda lakukan, tolaklah. Katakan tidak. Dengan mengatakan tidak, itu akan membantu Anda merasa lebih berani, membuat Anda siap melakukan apa saja yang diinginkan. Jangan merasa bahwa Anda perlu membuat alasan atau penjelasan. Orang di sekitar Anda akan belajar untuk menghargai kejujuran dan keberanian Anda, dan Anda bisa mendapatkan apa yang didinginkan.

6. Ambil resiko dan ciptakan peluang

Ada perbedaan yang besar antara ceroboh dan bersedia mengambil resiko. Mereka yang ceroboh cenderung tidak bisa menerima resiko karena mereka memang tidak memikirkannya. Di pihak lain, mereka yang berani, mengetahui resiko yang akan dihadapi dan memutuskan untuk melakoni dengan keputusan yang dibuat, dan bersedia untuk menerima konsekuensi jika yang direncanakan tidak berjalan sempurna.

Ingatlah, tujuan Anda adalah menciptakan peluang terbaik untuk meraih kesuksesan dan tidak bersembunyi di balik jendela peluang. Ketika Anda telah memutuskan untuk bertindak, beraksilah tanpa rasa takut. <>



BAGI masyarakat Minahasa, busana merupakan bagian yang tak terpisahkan dari budaya. Perkembangan bus...

Busana, Budaya dan Batik Minahasa

BAGI masyarakat Minahasa, busana merupakan bagian yang tak terpisahkan dari budaya. Perkembangan busana secara langsung memperlihatkan bagaimana budaya Minahasa berkembang. (Yang dimaksud Minahasa dalam tulisan ini adalah Minahasa secara budaya yang di era saat ini mencakup Kabupaten Minahasa, Kota Bitung, Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara, dan bukan secara wilayah administratif pemerintahan).

Gubernur VOC Belanda di Maluku Robertus Padtbrugge yang pernah mendatangi Minahasa pada 25 Desember 1678 hingga 23 Januari 1679 mencatat, pakaian orang Minahasa nampak seperti pakaian orang Cina, kemeja tangan panjang dan tanpa leher (kraag). Sedangkan untuk celana, orang Minahasa saat itu menenakan celana ¾ panjang.

Para waraney asal Tondano Minahasa dengan pakaian tradisional. Foto diambil tahun 1915 (KITLV Photograph)


Sementara N Graafland, pendeta dari Belanda yang bertahun-tahun tinggal di Minahasa mencatat, di pertengahan tahun 1800-an, masyarakat Minahasa sudah ada yang mengenakan sarung dan kebaya. Sebagian hanya mengenakan sarung yang diikatkan di atas dada.

Sebagian laki-laki, menurut pengamatan Graafland, lebih suka bertelanjang dada. Laki-laki Minahasa yang bertelanjang dada hanya mengenakan kain penutup, yang waktu itu populer dengan sebutan cidako. Cidako terbuat dari kulit pohon, kain linen biru, atau belacu dengan gambar mencolok.

Namun sebagian besar laki-laki Minahasa, menurut Graafland sudah mengenakan baju untuk bagian atas, dan tetap memakai cidako untuk bagian bawah. Sebagian yang lain memakai rumbai-rumbai.

Pakaian tradisional petani Minahasa. Foto diambil tahun 1890 (KITLV Photograph)


 
Karena pengaruh ‘modernisasi’ Belanda, sudah cukup banyak masyarakat yang mengenakan celana, apalagi di jalanan. Dan hanya sedikit yang memakai sarung.

Generasi yang lebih muda, biasanya lebih cepat mengikuti tren mode yang up to date. Mereka sudah mengenakan pakaian lengkap, dengan standar Eropa.

Sumber lain menyebut, busana sehari-hari perempuan Minahasa berupa kebaya, yang menurut istilah tradisional disebut wuyang. Dulu, wuyang dibuat dari kulit kayu. Untuk blus atau gaun bahannya dibuat dari tenun.
 
Sedangkan kaum pria memakai Karai, baju tanpa lengan berbentuk lurus berwarna hitam yang terbuat dari ijuk. Versi lain dari pakaian pria yakni lengan panjang, memakai krah dan saku. Baju seperti ini disebut Baniang. Sementara untuk celana biasanya berbentuk celana pendek hingga celana panjang yang mirip piyama.

Pergaulan warga Minahasa dengan pedagang asing dari Tiongkok dan Eropa turut memengaruhi pola berbusana. Pada perempuan, busana yang dipengaruhi Spanyol terlihat pada baju kebaya lengan panjang dengan rok yang bervariasi. Sedangkan pengaruh Tiongkok nampak pada kebaya warna putih dengan kain batik Tiongkok bermotif burung dan bunga-bungaan. 

Gadis Minahasa mengenakan busana yang dipengaruhi Eropa (KITLV Photograph)


Pada busana pria pengaruh Tiongkok tidak begitu tampak. Busana pria yang dipengaruhi Spanyol adalah baju lengan panjang (Baniang) yang modelnya berubah menyerupai jas tutup dengan celana panjang. Umumnya bahan pakaian di masa itu terbuat dari kain blacu berwarna putih. 

Dibuat sendiri

Busana warga Minahasa tempo doeloe biasanya dibuat sendiri. Kain didapatkan setelah ditenun. Untuk serat diambil dari batang pisang hutan (Pisang Yaki) dan nenas. Serat pisang dan nenas ini ditenun menjadi kain Koffo. Ada juga yang mengambil bahan dasar serat dari kulit kayu pohon Lahendong dan Sawukouw yang hasilnya disebut Fuya. Ada juga masyarakat Minahasa yang mengambil serat dari bambu, yang hasilnya disebut Wa’u. Sejumlah ahli menduga, masyarakat Minahasa mulai menenun kainnya sendiri sejak abad ke-7.


Para Tonaas dengan pakaian tradisional Minahasa (KITLV Photograph)


 
Untuk peralatan tenun biasanya dibuat sendiri. Alat menenun kain dinamakan Mangaiwu. Alat pembongkar kapas disebut Papitik yang berbentuk busur panah. Alat pemutar serat untuk dibentuk menjadi benang disebut Wawilingan. Alat tempat menggulung benang untuk ditenun disebut Kasilian, dan kayu tempat mengikat benang-benang untuk ditenun dinamakan Wawalukan.

Selain digunakan sendiri, pembuatan kain tenun khas Minahasa sempat menjadi bisnis yang menggiurkan. Di tahun 1770-an, bisnis kerajinan membuat kain tenun sangat menguntungkan rakyat Minahasa. Konsumen utama adalah Belanda yang membeli dengan harga cukup lumayan. Keuntungan para pengrajin kain tenun semakin besar karena saat itu mereka mulai menggunakan serat dari kapas. Warga Minahasa menanam kapas di hutan dan digunakan sebagai bahan dasar untuk menenun..

Saat itu, kerajinan kain tenun bisa didapat di berbagai wilayah Minahasa. Mulai dari Tondano, Tomohon, Langowan, Tonsea hingga Bentenan. (Kelak, semua kain tenun asli Minahasa itu secara salah kaprah disebut sebagai Kain Bentenan). 

Omset perdagangan kain tenun dalam satu tahun di era itu mencapai 100.000 gulden. VOC yang menjadi pembeli utama bahkan menjual kain tenun Minahasa hingga ke Maluku.

Industri kain tenun Minahasa mengalami kemunduran drastis di sekitar tahun 1880-an, ketika warga Minahasa lebih suka mengenakan pakaian khas Eropa. Busana Minahasa dengan kain tenun mulai dianggap ketinggalan jaman.

Kerajinan tenun Minahasa perlahan mulai lenyap setelah masuknya kain halus serta pakaian jadi yang datang dari berbagai negara. Masuknya kain halus disertai dengan pengenalan mesin jahit. Saat itu, ada ribuan mesin jahit yang memasuki Minahasa. Masuknya kain dan mesin jahit memunculkan bisnis baru. Banyak warga Minahasa yang menjadi penjual pakaian. Ada juga yang menjadi penjahit.

Pakaian kulit kayu Lahendong hanya digunakan petani bila pergi bekerja ke ladang. Kain tenun hanya digunakan saat acara pesta atau pada ritual keagamaan..

Tahun 1825, di negeri Kakas sudah ada boutique tempat membeli atau menyewa busana Eropa: celana, kemeja, jas dan pakaian wanita. Tahun 1830 semua Hukum Besar, Hukum Kedua dan Hukum Tua sudah memakai jas hitam leher tinggi.

Sekitar tahun 1920-an, penulis Barat bernama Walter B. Harris menggambarkan busana orang Minahasa sebagai, “...Kaum pria memakai kemeja putih dan semacam topi Eropa. Ibu-ibu memakai kebaya warna hitam atau biru dan memakai kain sarung batik atau kain tenun warna gelap. Anak gadisnya memakai rok dan blus yang disambung menjadi satu...”

Dari paparan Walter B. Harris nampak bahwa “kain sarung batik” telah menjadi busana umum yang digunakan ibu-ibu Minahasa di era ’20-an.

Perempuan Minahasa dengan kebaya dan sarung (batik). Foto diambil tahun 1900 (KITLV Photograph)


 
Teknik Batik khas Minahasa diduga mulai dikembangkan sejak masuknya kain polos dari luar. Saat itu, sejumlah warga Minahasa mulai menambahkan motif tertentu pada kain yang polos. Sebagai pewarna, warga umumnya menggunakan bahan dari tanaman liar yang ditemukan di sekitar.

Misalnya ada yang menggunakan semak Lenu (Morinda citrifolia var. bracteata) untuk menciptakan warna kuning. Warna kuning akan berubah menjadi merah jika dicampur air kapur sirih.

Untuk menghasilkan warna merah warga menggunakan Lelenu (Peristrophe tinctoria Nees). Sedangkan warna hitam dihasilkan dari kulit Sangket (Homalanthus populifolius). Sementara warna hijau dan biru didapat dari Tium, sejenis tanaman merambat.

Tentu saja, saat itu membuat ‘Batik’ ala Minahasa, yakni menambahkan motif tertentu pada kain polos,  masih  berupa ‘pekerjaan iseng’ dan hasilnya hanya digunakan untuk keperluan sendiri. ‘Membatik’ ala Minahasa juga tidak menggunakan malam atau lilin. Pekerjaan membatik juga tidak menjadi budaya secara keseluruhan karena hanya dikerjakan secara sporadis. Itu sebabnya, tidak ada catatan resmi bahwa Batik pernah dikenal di Minahasa.

 Perkenalan warga Minahasa (atau Sulawesi Utara pada umumnya) pada batik dimulai tahun ’70-an hingga ’80-an. Saat itu pemerintah Orde Baru mengeluarkan peraturan, semua pegawai negeri sipil harus mengenakan Seragam Korpri yang bermotif batik.

Batik motif Korpri di era Orde Baru



Di era ’90-an, busana batik dengan berbagai warna dan motif mulai muncul di acara resmi, seperti perkawinan. Saat itu rata-rata pengguna batik adalah warga non Sulawesi Utara (Sulut). Belakangan, warga Sulut mulai banyak yang melirik Batik. Selain di acara resmi termasuk pernikahan, batik mulai dipakai di gereja, terutama ketika Natal dan Tahun Baru.

Kini, batik menjadi motif busana alternatif yang cukup disukai warga Sulut. Rata-rata lelaki dewasa di Sulut setidaknya punya satu stel pakaian batik. Saat Natal dan Tahun Baru, banyak keluarga di Sulut yang mengenakan batik. Tak hanya suami dana istri, namun juga anak-anak.

Sayang, sebagian besar motif batik yang dikenakan warga Sulut itu berasal dari Pulau Jawa... <>

SEBERAPA besar dampak sebuah ambisi pada kesuksesan? Apa yang dialami dan dilakukan Sylvester ...

Bagaimana Sylvester Stallone Menjaga Ambisi


SEBERAPA besar dampak sebuah ambisi pada kesuksesan? Apa yang dialami dan dilakukan Sylvester 'Sly' Stallone bisa dijadikan pelajaran.
Ketika dilahirkan, karena kesalahan dalam proses persalinan, wajah Sly menjadi tidak simetris. Sly pun diolok-olok semasa sekolah. Kesal menjadi korban perundungan, Sly mengikuti program kebugaran dan melatih otot-ototnya. Saat itulah dia mulai berpikir untuk menekuni dunia akting. Dia memulai kiprahnya dengan bermain di film semi erotis.
Di tahun 1974, dengan istri yang hamil dan seekor anjing, karir Sly di dunia film mandek. Namun dia tetap punya mimpi bahwa suatu ketika dia akan menjadi bintang besar. Dia punya ambisi untuk sukses dengan menjadi bintang film. Karena tak punya uang, Sly terpaksa menjual perhiasan milik istrinya. Dia juga akhirnya menjual anjing kesayangannya seharga $25.
Suatu ketika, Sly menyaksikan pertandingan tinju di televisi antara Mohammed Ali melawan Chuck Wepner. Pertandingan seru itu memunculkan ide di benaknya. Selama 20 jam berikutnya Sly duduk dan menulis naskah film tentang perjuangan seorang petinju, yang diberi judul Rocky. Naskah itu kemudian diajukannya ke sejumlah studio.
Kepada studio yang dijajaki, Sly menawarkan satu paket: naskah dan dirinya sebagai aktor utama. Setelah mengalami banyak penolakan (menurut perkataan Sly, dia ditolak sebanyak 1500 kali, namun mungkin dia sedikit bercanda), akhirnya ada studio yang bersedia membayar naskahnya sebesar $125.000.
Uang sebesar itu seharusnya cukup untuk menghidupi keluarga. Apalagi istrinya sedang hamil. Namun Sly menolak. Dia berambisi menjadi bintang. Dan untuk menjadi bintang, dia harus menjadi pemeran utama di film itu. Dia harus memerankan Rocky.
Saat itu, usulan Sly agar dia menjadi pemeran utama tergolong tidak biasa. Bertubuh kekar dengan wajah tidak simetris dan cara berbicara yang aneh, Sly bukan sosok ideal untuk menjadi bintang. Tak heran usulan Sly ditolak.
Beberapa pekan kemudian studio yang sama menawar naskahnya sebesar $250.000, namun tanpa dia. Sly menolak. Studio menaikkan tawaran untuk naskah menjadi $350.000, minus Sly. Tawaran itu kembali ditolak. Sly tetap berusaha meyakinkan pihak studio bahwa dia merupakan figur yang tepat untuk bermain di film itu. padahal, saat itu pihak studio sudah menyiapkan sejumlah nama untuk berperan sebagai Rocky, antara lain aktor Robert Redford dan Burt Reynolds.
Saat itu, rata-rata orang di sekitarnya mendesak agar Sly menerima tawaran studio dan menjual naskahnya. Dia disebut bodoh jika menolak tawaran seperti itu. Namun Sly bergeming. Karena pihak studio benar-benar menyukai naskahnya, akhirnya terjadi kesepakatan. Studio membeli naskahnya sebesar $35.000 dengan Sly sebagai pemeran utama.
Film Rocky dibuat dengan biaya $1 juta, dan menghasilkan keuntungan sebesar $200 juta. Film Rocky berjaya di Academy Award dan mendapat Piala Oscar untuk kategori Best Picture, Best Directing dan Best Film Editing. Film Rocky kemudian dibuat lanjutannya hingga Rocky V. Stallone menjadi aktor papan atas seperti yang diimpikannya.
Selain Rocky, dia terkenal dengan peran fenomenal sebagai Rambo. Di usia senja Stallone tetap eksis dengan antara lain terlibat dalam franchise The Expendables yang juga laris. Di akhir 2015 Stallone juga terlibat dalam film Creed, film yang mengisahkan tentang peinju muda, putra musuh sekaligus teman Rocky Balboa. Film Creed juga lumayan laris.
Dan apa yang dilakukannya pada uang $35.000? Dia kembali ke toko hewan tempatnya menjual anjing dan mengidentifikasi pembelinya. Sly kemudian membeli anjingnya kembali seharga $15.000.  
Menjaga ambisi
Sly mengajarkan kita untuk tidak membiarkan harapan melayang. Untuk tidak pernah berhenti bermimpi. Untuk tetap menjaga ambisi.
Ambisi merupakan energi yang membuat Sly tetap bertahan pada visinya. Ambisi merupakan motor yang menggerakkan seluruh upayanya untuk menggapai kesuksesan. Sly tahu apa yang diinginkan dan dia berpegang pada keinginan itu sampai terwujud.
Sly tidak sendiri. Semua orang yang sukses di dunia ini memiliki ambisi yang tinggi yang memberi arah pada jalan dan visi yang akan dan sedang ditempuh. Ambisi jangan dicampur-adukkan dengan keserakahan. Ambisi bukan keserakahan. Ambisi memberi cetak biru pada kesuksesan. Tanpa ambisi, Anda tak akan punya motivasi untuk melakoni perjalanan yang menghantar ke kesuksesan.
Sama seperti Sylvester Stallone yang berambisi menjadi bintang film terkenal, dan akhirnya berhasil mewujudkan ambisi dan mimpinya, begitu juga dengan Anda dan saya.
Anda ingin berhasil? Anda ingin sukses? Berambisilah. Dan wujudkan ambisi Anda itu.<>

BATMAN v Superman: Dawn of Justice  (BvS), salah satu film paling ditunggu penggemar super hero ...

Tampilan Terbaru Batman, Wonder Woman dan Superman


BATMAN v Superman: Dawn of Justice  (BvS), salah satu film paling ditunggu penggemar super hero DC Comics, baru akan tampil di layar lebar setahun lagi. Namun rasa penasaran dari penggemar sudah di ubun-ubun. Apalagi, informasi seputar film ini relatif sangat sedikit.
Untunglah, pada Juli 2015 ini penggemar superhero DC bisa melihat gambar terbaru dari tiga tokoh utama yang bakal memperkuat BvS, yakni Batman, Wonder Woman dan Superman.
Ketiga jagoan ini tampil dalam sampul Entertainment Weekly (EW) edisi khusus Comic Con Preview. Untuk pertama kali kita bisa melihat tampilan depan dari Wonder Woman (diperankan Gal Gadot), lengkap dengan pedang dan tali laso. Di sampingnya nampak Batman (Ben Affleck) yang kekar dan si Manusia Baja, Superman (Henry Cavill).


Cover Entertainment Weekly (ew.com)

Diana dan Bruce

EW juga menampilkan foto yang diambil dari adegan pertemuan antara alter ego Batman, Bruce Wayne dengan alter ego Wonder Woman, Diana Prince. Rupanya kedua orang ini bertemu pada sebuah pesta.


Diana Prince dan Bruce Wayne (ew.com)
Kepada EW, Affleck menyampaikan rasa sukanya karena para penulis skenario menampilkan nuansa ala Thomas Crowne Affair dan James Bond, juga bagaimana kedua orang itu, Bruce dan Diana berpura-pura menjadi orang lain padahal keduanya tahu rahasia masing-masing.

Lex Luthor

EW juga menampilkan sosok Lex Luthor yang diperankan Jessie Eisenberg. Pada versi komik, Luthor dilukiskan berkepala botak. Kelihatannya gambar ini diambil sebelum Luthor mencukur rambutnya. Atau bisa saja jessie hanya pakai wig, hehehe.


Lex Luthor gondrong (ew.com)

Sebelumnya, Warner Bros sudah merilis foto Lex yang botak.


Lex Luthor botak (screenrant.com)

Pada film ini, Luthor merupakan sosok kaya raya dan jenius, yang menggunakan kekayaan dan kejeniusannya untuk maksud jahat.

Bat signal


Batman berdiri di samping Bat-Signal (ew.com)

Pada komik, salah satu ciri khas pada  Batman adalah bat-signal, yakni cahaya ke langit dengan simbol logo Batman yang dipasang polisi (dalam hal ini Komisaris James Gordon) jika terjadi tindak kejahatan. Jika melihat bat signal di langit, Batman akan tahu bahwa kejahatan sedang berlangsung dan segera turun tangan. Rupanya di BvS, bat signal juga dipakai.

Face to face



EW menampilkan foto  Batman dan Superman saling tatap, saling jajal, saling menantang. Melihat latar belakang foto dan perbedaan nuansa hujan, kelihatannya foto ini hasil rekayasa. Namun setidaknya foto ini memperlihatkan nuansa 'permusuhan' di antara kedua super hero.

Sesudah Man of Steel

Film BvS dibuat sebagai lanjutan dari peristiwa yang terjadi pada film Man of Steel (MoS). Pada MoS, dunia diperhadapkan dengan fakta bahwa ternyata ada kehidupan di luar bumi, dan salah satu alien ternyata malah tinggal di bumi. Masyarakat bumi juga menjadi saksi bagaimana dahsyatnya pertarungan para alien itu, terutama antara Kal-El (Superman) melawan Jenderal Zod yang menghancurkan sebagian besar Metropolis.
Rupanya keberadaan alien yang menjadi manusia super mengundang munculnya manusia super lain, seperti Wonder Woman yang berasal dari pulau Themyscira. Batman yang biasa menumpas kejahatan di kota Gotham juga terusik. Pada film ini, Batman dilukiskan sebagai pahlawan super yang sudah puluhan tahun memerangi kejahatan, dan sudah berusia pertengahan 40-an.
Karena judul film ini mengisyaratkan adanya pertarungan antara Batman melawan Superman, maka menarik untuk ditunggu siapa kira-kira yang menjadi "penjahat". Dan, tentu, siapa yang menjadi pemenang. Berbeda dengan Superman yang memang punya kekuatan super seperti bisa terbang, kebal peluru, punya sinar mata sinar X dan hembusan nafas yang membekukan, Batman hanya manusia biasa yang menjadi manusia super berkat bantuan teknologi dan ilmu bela diri. Sekalipun hanya manusia biasa, Batman punya beberapa kiat yang membuatnya bisa mengalahkan Superman, atau setidaknya membuat Superman berdarah-darah..
Bagaimana peran Wonder Woman dalam pertarungan antara Batman v Supey juga menarik untuk ditunggu. Pada versi komik, Wonder Woman memiliki kekuatan yang setara dengan Superman.
Selain ketiga jagoan ini, Aquaman, si Penguasa 7 Samudera diperkirakaan akan tampil sekalipun hanya bintang tamu. Begitu juga dengn si manusia tercepat di dunia Flash, dan si Manusia Robot Cyborg.
Walau Bats dan Supey (sempat) berseteru, kelak mereka akan berteman baik. Mereka, bersama Wonder Woman akan mendirikan Justice League. Mereka kemudian akan bahu membahu menghadapi ancaman besar yang bakal muncul. Mungkin ancaman melalui Lex Luthor, atau ancaman lain yang sampai sekarang masih dirahasiakan.
Batman v Superman akan tayang di seluruh dunia pada 25 Maret 2016

.

.

Recent Comments

.